IMM Fakultas Agama Islam UAD

Melawan Kapitalisme Sebagian dari Iman

Muhammadiyah Satu Abad, Siapa Penerusnya????

Posted by immfaiuad pada November 27, 2009

Muhammadiyah Satu Abad, Siapa Penerusnya????

K.H. Ahmad Dahlan adalah seorang Tokoh Pembaharu Islam di Indonesia, jasanya terhadap Islam Indonesia sangatlah banyak baik dari segi peribadatan yang mahdhah yakni ; berupa Shalat, Puasa, Zakat, Haji dan Ghairu Mahdhah yakni ; bidang Sosbud, Politik serta pengelolaan Ekonomi dan Kesehatan. Semua ini patut di contoh oleh generasi seterusnya. Mengingat sekarang adalah era globalisasi yakni masa – masa yang mana tidak adanya lagi ruang serta waktu yang dapat di batasi (di dunia), ini semua dapat diakukan dengan adanya bantuan dari kemajuan Teknologi dan Informasi.

Akan tetapi dunia selalu berubah, sekarang adalah era globalisasi, tapi kebaikan dan keburukan itu selalu ada yang tidak akan pernah sirna sampai dunia ini kiamat. Oleh karena itu, marilah kita selalu optimis menghadpi zaman ini, karena kita adalah generasi yang diciptakan untuk menghadapinya, sebagaimana Rasulullah, para Sahabat, para Tabi’in, sampai kepada masa K.H. Ahmad Dahlan, mereka berjuang pada masanya. Mengingat sebuah hadiits yang di sampaikan oleh Rasulullah saw, yang artinya: ”Sesungguhnya Allah mengutus kepada umat manusia pada setiap kurun seratus tahun orang yang memperbarui ajaran agamanya” (Hadits diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abi Hurairah). Rasulullah adalah seorang Pelopor terahir dari kalangan Rasul-Nya, dan pedomannya yang akan menjadi acuan untuk kehidupan di dunia ini sampai hari akhir, yang selalu sesuai dengan zaman dan tempat yang ada, serta jika teks Al – Qur’an atau Sunnah itu dianggap tidak sesuai maka yang salah adalah manusia itu sendiri yang belum bisa menafsirkannya.

Dari kegelisahan K.H. Ahmad Dahlan ( ketika kecil nama beliau adalah Muhammad Darwis) melihat masyarakatnya yang tidak sesuai dengan makna dari Al-Qur’an dan Hadist Rasullah yang ia pahami sehingga dari kegelisahan itu muncullah sebuah organisasi social masyarakat selanjutnya diberinama “Muhammadiyah” (Pengikut Nabi Muhammad) . Muhammadiyah secara resmi berdiri pada tahun 1330 H/ 1912 M di Yogyakarta. Segala Puji bagi Allah, yang telah mengutus Muhammad Darwis sebagai hamba yang telah di beri keberuntungan dan Petunjuk oleh Allah, (saya berdo;a supaya kita tergolong orang yang di beri petunjuk seperti K.H. Ahmad Dahlan tersebut).

Mengingat hadits di atas mulai terbesik di benak saya, “ Siapa lagi yang akan di utus oleh Allah untuk memperbaharui ( Memperindah/ Menyelaraskan) Agama-Nya?”, mengingat (sekali lagi penulis bersyukur) K.H. Ahmad Dahlan dan Organisasi yang didirikannya ini telah menghabiskan waktu 1 abad lamanya.

Sembari daripada itu sangat penting saya kira direnungi dan diperhatiakan oleh Pejuang di Muhammadiyah dan Angkatan Mudanya ayat di bawah ini : An Nisa’ :9

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang benar”.

by. Erizal ( Ketua Bidang Kader IMM FAI )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: