Sampai hari ini, dunia Islam masih harus menyaksikan perbedaan hari perayaan hari-hari besar umat Islam: Ramadan, Idul fitri, Idul Adha. Bagaimanapun orang-orang tidak mempermasalahkannya, perbedaan itu tetap saja menyisakan adalah masalah serta sedikit banyak menimbulkan masalah pula.
Salah seorang kaum muslimin yang sempatberbincang dengan kami terlihat cukup sedih ketika menyatakan tidak serunya lebaran kali itu (Idul Fitri 1428 H) karena sebagian anggota keluarga besarnya merayakan Idul Fitri lebih awal dari yang lain, yang lain lebih belakangan dari yang awal. “Tidak kompak,” katanya kurang lebih.
Perasaan serupa juga mungkin terjadi pada banyak kaum muslimin yang lain; dinyatakan ataupun tidak.
Sekarang, Idul Adha 1428 H juga terjadi perbedaan. Di Inonesia, mayoritas kaum Muslimin merayakan Idul Adha pada hari Kamis, 20 Desember 2007. Puasa Arafah di Indonesia dilaksanakan selang sehari setelah pelaksanaan wukuf di Arafah. Artinya, kaum muslimin Indonesia berpuasa arafah ketika jamaah haji sudah berada di Mina. Baca entri selengkapnya »
