IMM Fakultas Agama Islam UAD

Melawan Kapitalisme Sebagian dari Iman

Misi Anti-Kapitalisme yang Tertunda

Ditulis oleh immfaiuad di/pada Agustus 16, 2008

feuy, sebenarnya blog ini ini awalnya merupakan salah satu dari bagian aksi kita untuk mengampanyekan sikap anti-kapitalisme…tapi ternyata sampai hari ini, rencana itu belum terealisasi dengan baik. semuanya terbentur dengan banyaknya kegiatan pragmatis yang memang harus diselesaikan secepatnya.

mulai dari awal setelah PEMILWA UAD, Kemudian Musycab, hingga kini persiapan Musykom juga sangat mengganggu aktifitas untuk mengisi blog ini. setelah Pemilwa beberapa motor blog ini masuk ke dalam kepengurusan birokrasi mahasiswa di tingkat universitas, sementara pasca musycab. juga beberapa pimpinan masuk ke dalam struktur pimpinan cabang. hah. melelahkan memang duduk di dua institusi yang berbeda. semuanya menuntut kerja yang ekstra, waktu yang luang, serta pikiran yang terbagi. yang jelas kredibilitas kepemimpinan diuji di sini.

begitulah, sulit untuk melepaskan ikatan dunia riil yang melelahkan ini. akan tetapi misi Kapitalisme tetap akan di munculkan kepermukaan. tiada kata untuk terlambat.

(BAyu)

4 Tanggapan ke “Misi Anti-Kapitalisme yang Tertunda”

  1. ipunk berkata

    jangan hanya berteriak ketika perut terancam doang…aqidah diserang habis-habisan gak reaksi….

  2. abu berkata

    Allahu Akbar!!!
    Kesibukan di masa muda emang melelahkan. Tapi lebih melelahkan lagi jika seseorang menyibukkan diri untuk hal-hal yang mengarah pada hal-hal yang beraroma ‘kapitalisme’.
    Yang jelas di manapun kita berada…, niatkan semua aktifitas “li ibtighaa’a mardhaati Allaahi…!”
    kalo udah gitu, tinggal ‘membantai’ kapitalisme dari segala sisi di manapun kita mencium aromanya. Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal-hal yang kecil — ex : ujub-takabur-riya’ –, dan mulai dari sekarang!!!
    n_n

  3. riyani berkata

    assalamu ‘alaikum,,

    menurut saya yang bodoh ini, kapitalisme tidak hanya masalah perut saja, tapi akidah juga lho,,,

  4. immfaiuad berkata

    syukron, atas semua dukungannya. insya Allah, selama kita masih melihat ketidakadilan dari ideologi manapun, apalagi sekuler dan tidak memiliki landasan yang syar’i,, selama itu pula kita akan tetap berjuang untuk melawannya.
    wassalam.

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>