IMM Fakultas Agama Islam UAD

Melawan Kapitalisme Sebagian dari Iman

Arsip untuk Mei, 2008

BBM

Ditulis oleh immfaiuad di/pada Mei 27, 2008

Alhamdulillah, aksi menentang kebijakan pemerintah terus berlanjut. Bahkan ketika harga BBM sudah dinaikkan pemerintah. Dalam beberapa forum, saya nyatakan bahwa penolakan terhadap kenaikan BBM tak salah untuk terus dilakukan meskiharga sudah naik. Musuh yang sedang dihadapi bukan hanya kenaikan harga BBM bulan dan tahun ini saja. Sebab ada skenario besar yang lebih mengerikan, yaitu pencabutan subsidi BBM 100% secara bertahap dalam rangka liberalisasi sektor energi. Lebih dari itu, momentum ini juga dapat dijadikan awal untuk massifikasi perlawanan terhadap Kapitalisme-Sekularisme secara total.

Teman-teman IMM UAD bersama Aliansi BEM Jogja hari ini, Selasa, 27 Mei 2008 dijadwalkan menggelar aksi TOLAK dan LAWAN KENAIKAN HARGA BBM. Persiapan tadi malam terlihat beberapa spanduk dan perangkat aksi yang kali ini cukup istimewa. Ada orang-orangan sawah dan pocong segala.

Ass. Undangan teklap AKSI TOLAK&LAWAN KENAIKAN HARGA BBM hari ini ahad jam 15.30 di masjid kampus 1 UAD. Ajak/hubungi anggota/tmn2.(pc imm djaski)
Dari: Dyah, mbak 25/05/08

Seruan AKSI turun ke jalan Tolak & Lawan Kenaikan Harga BBM besok Selasa jam 8.30-selese.
Kumpul di sekretariat BEM U Kampus I. Rute-POS Besar. Pakai Jas almamater. Bls.
Dari: aZIEz 17:40 26/05/08

Ahad, 25 kajian bulanan IMM Zona 1 yang kebetulan jatahnya bidang Hikmah, menghadirkan pembicara dari tiga pergerakan: IMM diwakili oleh Susanto, KAMMI diwakili oleh Erwin, serta GEMA Pembebasan diwakili Rakidin al-Fariyani.

Dari Cirebon, sehari sebelumnya tiba di ponsel saya percikan dari kakak perjuagan yang dulu mahasiswa adalah aktivis GEMA Pembebasan UMY, Arisandi:

Selamat datang BBM mahal!! Rakyat menjerit! Kaum borjuis kelebihan duit! Asing bergembira ria karena kran liberalisme semakin menganga! Selamatkan Indonesia dengan Syariah!!!
Dari: Andi, masUMY 08:53 24/05/08

Sedangkan pesan di bawah adalah dari Husnul Mahmudah, mahasiswi ekonomi pembangunan UNDIP. Sembari menanyakan istilah ekonomi yang yang terdapat dalam sebuah artikel dari internet yang kurang kami dipahami, kepadanya ditanyakan juga komentarnya mengenai kebijakan penguasa menaikkan harga BBM.

Waalaikum slm, indeks theil ak ga tau.kl indeks gni ukuran bt mngukur ketidakmerataan agregat.nilainya kalau ) kemerataan sempurna.),50 sampai 0,70 kemerataan tinggi. 0,36 sampai 0,49 kemerataan sedang.0,20 sampai 0,35 kemerataan rendah. Rumusnya ada tapi ngtik simbol2nyasusah,telpon saja. Tar tak bacain. Sorry taunya Cuma segitu.ttg kenaikan BBM aku kurang setuju,coz akan membuat masyarakat bawah + menderita. Soalnya kenaikan BBM, akan menstimulasi harga2 lain buat naik jg. Kamu KKNnya kapan? Ujian UASnya kapan?
Dari:+6281324920090 06:50 25/05/08

Teruskan perjuangan melawan Kapitalisme!

catatan: tulisan ini diposting setelah aksi selesai. menyaksikan aksi ABJ yang sampai melalaikan kewajiban manusia kepada Rabbnya, saya mangkel luar biasa!

Kabid Hikmah

Ditulis dalam 5584 | 4 Komentar »

Beginikah nasib kami di PTM?

Ditulis oleh immfaiuad di/pada Mei 3, 2008

belum ada satu bulan menikmati sekretariat baru, sudah muncul lagi sosialisasi dari rektorat kalau seluruh bangunan dibagian utara kampus 1 UAD akan dibongkar semua. bangunan-bangunan yang selama ini digunakan oleh UKM, BEM, dan ORTOM akan dipakai untuk menempatkan material yang akan digunakan untuk membangun Gedung baru di bagian Timur Kampus.

menurut rencana, semua UKM dan IMM KORKOM akan dipindahkan ke kampus tiga. sementara sekeratariat POROS dan UKM lensa akan digunakan oleh teman-teman BEM F psikologi dan BEMF Ekonomi. Namun lagi-lagi ketidakadilan yang dilakukan Rektorat dalam mengambil kebijakan tetap terjadi pada situasi ini. BEM FAI, IMM FAI, dan IMM Psikologi (yang sebenarnya belum punya sekretariat) bahkan sampai saat ini belum dipikirkan mau diletakkan dimana.

sebenarnya sudah ada opsi dari BPH kalau IMM FAI dan Psikologi akan digabungkan dengan IMM ekonomi yang berada dipojok barat dekat tangga. Akan tetapi sekretariat sekecil itu dipakai untuk 3 komisariat? bandingkan saja dengan ruangan bapak-bapak dan ibu-ibu para petinggi kampus. besar ruangannya saja sama dengan luas satu sekretariat, padahal untuk satu orang. apakah ini adil ketika teman-teman IMM berusaha mati-matian untuk mempertahankan stabilitas dan dinamika pengkaderan di PTM hanya dihargai seperti itu.

sebenarnya kondisi itu tidak hanya terjadi di kampus 1. lihat saja, teman-teman di kampus 3 malah belum punya komisariat sama sekali di kampus 3. padahal di sana ada 4 Komisariat.

bukan kami mengatakan bahwa kami hanya mau berkerja bila kami mendapatkan fasilitas yang baik. akan tetapi kami hanya meminta apa yang menjadi hak kami. apalagi kita berurusan dengan masalah “rumah”. lucu sekali ketika kami diakui di rumah sendiri, lalu harus melakukan tugas tertentu, namun tidak mendapatkan kamar untuk tidur. orang tua mana yang mau membiarkan anaknya tidur di rumah orang setiap hari?

kami bukan pendukung status quo yang hanya merasa nyaman bila semua sudah tersedia apa adanya. kami hanya menginginkan sebuah keadilan yang seharusnya diperhatikan oleh pihak kampus. Universitas Ahmad Dahlan adalah Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah adalah organisasi yang legal di PTM. sudah merupakan hak kami jika kami harus difasilitasi. Fasilitas ini bukan demi kepentingan pribadi, namun demi keberlansungan gerak organisasi. kami sama sekali tidak pernah minta digaji, diberi pujian. Tapi bukan berarti ketika kami harus menerima apapun yang diputuskan oleh penguasa.

ini adalah salah satu contoh keegoisan pihak kampus terhadap mahasiswa. mahasiswa lebih sering diajak rembug untuk sosialisasi program mereka, bukan untuk bermusyawarah demi tercapainya mufakat. bukan sekali dua kali kami diperlakukan seperti ini. diperlakukan seperti anak-anak yang tidak tahu apa-apa tentang apa yang mereka pikirkan. seolah-olah kami tidak tahu mana yang baik dan mana yang buruk.

oleh karena itu. tidak ada lagi yang bisa ditoleransi ketika memang ini sudah merupakan bentuk penindasan. tidak ada kata yang tepat untuk diungkapkan kecuali, “LAWAN!!!”

Ditulis dalam organisasi | 1 Komentar »