IMM Fakultas Agama Islam UAD

Melawan Kapitalisme Sebagian dari Iman

MUSYAWARAH KOMISYARIAT IMM FAI UAD

Ditulis oleh immfaiuad di/pada November 27, 2009

Bissmilllahirahmanirahim..

Insya Allah Musykom IMM FAI UAD akan dilaksanakan pada tanggal 12 – 13 Desember 2009 di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY. dengan harapan nantinya IMM FAI UAD lebih Jaya dan Diridhoi oleh Allah swt.

Insya Allah ini Musykom ke VII

By. IMM FAI UAD

Ditulis dalam 5584 | Leave a Comment »

Muhammadiyah Satu Abad, Siapa Penerusnya????

Ditulis oleh immfaiuad di/pada November 27, 2009

Muhammadiyah Satu Abad, Siapa Penerusnya????

K.H. Ahmad Dahlan adalah seorang Tokoh Pembaharu Islam di Indonesia, jasanya terhadap Islam Indonesia sangatlah banyak baik dari segi peribadatan yang mahdhah yakni ; berupa Shalat, Puasa, Zakat, Haji dan Ghairu Mahdhah yakni ; bidang Sosbud, Politik serta pengelolaan Ekonomi dan Kesehatan. Semua ini patut di contoh oleh generasi seterusnya. Mengingat sekarang adalah era globalisasi yakni masa – masa yang mana tidak adanya lagi ruang serta waktu yang dapat di batasi (di dunia), ini semua dapat diakukan dengan adanya bantuan dari kemajuan Teknologi dan Informasi.

Akan tetapi dunia selalu berubah, sekarang adalah era globalisasi, tapi kebaikan dan keburukan itu selalu ada yang tidak akan pernah sirna sampai dunia ini kiamat. Oleh karena itu, marilah kita selalu optimis menghadpi zaman ini, karena kita adalah generasi yang diciptakan untuk menghadapinya, sebagaimana Rasulullah, para Sahabat, para Tabi’in, sampai kepada masa K.H. Ahmad Dahlan, mereka berjuang pada masanya. Mengingat sebuah hadiits yang di sampaikan oleh Rasulullah saw, yang artinya: ”Sesungguhnya Allah mengutus kepada umat manusia pada setiap kurun seratus tahun orang yang memperbarui ajaran agamanya” (Hadits diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abi Hurairah). Rasulullah adalah seorang Pelopor terahir dari kalangan Rasul-Nya, dan pedomannya yang akan menjadi acuan untuk kehidupan di dunia ini sampai hari akhir, yang selalu sesuai dengan zaman dan tempat yang ada, serta jika teks Al – Qur’an atau Sunnah itu dianggap tidak sesuai maka yang salah adalah manusia itu sendiri yang belum bisa menafsirkannya.

Dari kegelisahan K.H. Ahmad Dahlan ( ketika kecil nama beliau adalah Muhammad Darwis) melihat masyarakatnya yang tidak sesuai dengan makna dari Al-Qur’an dan Hadist Rasullah yang ia pahami sehingga dari kegelisahan itu muncullah sebuah organisasi social masyarakat selanjutnya diberinama “Muhammadiyah” (Pengikut Nabi Muhammad) . Muhammadiyah secara resmi berdiri pada tahun 1330 H/ 1912 M di Yogyakarta. Segala Puji bagi Allah, yang telah mengutus Muhammad Darwis sebagai hamba yang telah di beri keberuntungan dan Petunjuk oleh Allah, (saya berdo;a supaya kita tergolong orang yang di beri petunjuk seperti K.H. Ahmad Dahlan tersebut).

Mengingat hadits di atas mulai terbesik di benak saya, “ Siapa lagi yang akan di utus oleh Allah untuk memperbaharui ( Memperindah/ Menyelaraskan) Agama-Nya?”, mengingat (sekali lagi penulis bersyukur) K.H. Ahmad Dahlan dan Organisasi yang didirikannya ini telah menghabiskan waktu 1 abad lamanya.

Sembari daripada itu sangat penting saya kira direnungi dan diperhatiakan oleh Pejuang di Muhammadiyah dan Angkatan Mudanya ayat di bawah ini : An Nisa’ :9

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang benar”.

by. Erizal ( Ketua Bidang Kader IMM FAI )

Ditulis dalam ideologi | Leave a Comment »

DUKA RANAH MINANG

Ditulis oleh immfaiuad di/pada Oktober 3, 2009

Assalamu’alaikum wr.wb

saudaraku yang dirahmati oleh Allah kami selaku Keluarga Besar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM FAI UAD) Yogyakarta,Turut Berduka cita.

Allahamdulillah, kami sudah mengumpulkan beberapa dana untuk disalurkan melalui PP Muhammadiyah, dan Penggalangan dana akan terus berlanjut.

Allah menguji Hambanya, seberapa hambanya itu mengimaninya

Billahi Fii Sabili Al Haq, Fastabiqu Al Khairat

Wassalamu’alaikum wr.wb

Ditulis dalam Berita | 1 Komentar »

Visi, Misi dan Tujuan UAD

Ditulis oleh immfaiuad di/pada Februari 28, 2009

 

Visi:
Visi UAD adalah menjadikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah berkelas Internasional berbasis pada nilai ke Islaman

Misi:

Misi Universitas Ahmad Dahlan adalah :
  1. Menjalankan program – program akademik yang bermutu dan relevan dengan pembangunan berkelanjutan dalam suasana kampus Islami.
  2. Menyelenggarakan penelitian yang berorientasi pada integrasi seluruh bidang keilmuan untuk pencapaian masyarakat Islam.
  3. Memberikan layanan kepakaran yang berorientasi pada keberdayaan dan kalaborasi potensi pemerintah, industri, masyarakat baik lokal maupun global.

Tujuan:

 
     Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adalah Universitas yang tujuan pendidikannya merupakan penjabaran dari Tujuan Pendidikan Nasional dan Tujuan Pendidikan Tinggi serta didasarkanpada Al-Qur’an dan As-Sunnah.
 
a. Tujuan Pendidikan Nasional
 
     Tujuan Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indoensia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
 
b. Tujuan Pendidikan Tinggi
  • Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademikdan / atau profesional yang dapat menerapkan dan / atau menciptakan ilmu pengetahuan , teknologi dan / atau kesenian.
  • Mengembangkan dan menyerbarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau kesenian secara mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

c. Tujuan Pendidikan UAD

  • Mendidik perserta didik untuk menjadi sarjana muslim yang beriman dan bertaqwa, berakhlaq mulia, yang mempunyai kemampuan akademik, profesional dan beramal menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar–benarnya;
  • Membuat peserta didik menjadi kader pemimpin yang berkepribadian Muhammadiyah;
  • Mengembangkan dan menyebar luaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian dalam rangka memajukan Islam dan meningkatkan kesejahteraan umat manusia.

Tujuan Universitas secara khusus ditetapkan dengan pengembangan kelompok ilmu sejenis tersebut dalam pengembangannya berdasarkan aqidah Islam dan berdasarkan Pancasila.

 

Pola ilmiah Pokok Universitas adalah integritas Iptek-Seni, antisipasi layanan yang akademik, kepemimpinan Islam dan pengembangan ilmu menjadi Islam (Integrity of Science-Tehnology-Arts, dynamic service anticipation, leadership, and scientific development based on Islam).

 

Moto Universitas ini adalah Integritas Moral dan Intelektual (Moral and Intellectual Integrity).

Ditulis dalam Pendidikan | 1 Komentar »

Pengantar Sistem Perkaderan

Ditulis oleh immfaiuad di/pada Februari 26, 2009

                         Pengantar Sistem Perkaderan di IMM
 
Perlunya pemantapan dan strategi jitu  untuk memperbaiki dinamika kaderisasi serta meningkatkan peran semua kader Ikatan tanpa kecuali
menjadi penting demi tercapainya tujuan bersama.

A. IMM dan Perkaderan 
Perkaderan sebagai manifestasi untuk menjalankan roda kepemimpinan sangatlah penting manfaatnya bagi keberlangsungan tujuan bersama. Bagi suatu organisasi, regrenasi kepemimpinan yang sehat karena ditopang oleh keberadaan kader-kader yang qualified. Selain akan menjadikan organisasi bergerak dinamis, juga formasi kepemimpinannya akan segar dan energik. Keberadaan kader dengan kualifikasi dan kompetensinya seolah memanifestasikan sosok ciptaan Allah yang terbaik (khairul bariyyah) atau bagian dari umat yang terbaik (khairu ummah).  Tetapi konsep umat yang terbaik bagi Islam merupakan tantangan dalam aktivisme sejarah, dan hal tersebut merupakan proses setiap individu ataupun kader Ikatan.
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dalam perjalanannya memang membutuhkan energi yang cukup besar untuk membuat Ikatan menjadi lebih dewasa dan sigap menanggapi segala problem yang ada terutama kaderisasi. Tolak ukur keberhasilan kemudian menjadi point penting yang diharapkan mampu mengatasi segala permasalahan kader yang menjadi inti penggerak Ikatan. Jika Ikatan tidak merancang dan menyiapkan para kadernya secara sistematis dan organisatoris, maka dapat dipastikan bahwa Ikatan sebagai organisasi akan menjadi stagnan dan tidak berkembang, sehingga tidak memiliki prospek yang jelas. Karena itu, Ikatan harus mempunyai konsep yang jelas, terencana dan sistematis dalam menyiapkan dan mengembangkan suatu sistem yang menjamin keberlangsungan transformasi dan regenerasi kader.

B. Draft Perkaderan 
Perkaderan dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) memiliki peran yang penting dalam memaksimalkan peran-perannya baik sebagai ORTOM Muhammadiyah maupun sebagai gerakan mahasiswa. Dalam melakukan proses perkaderannya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah memiliki beberapa komponen yang mendasarinya, seperti Darul Arqam Dasar (DAD), Darul Arqam Madya (DAM), dan Darul Arqam Paripurna (DAP). Dan beberapa perkaderan fungsional, seperti Latihan Instruktur Dasar (LID), Latihan Instruktur Madya (LIM), dan Latihan Instruktur Nasional (LIN). Dari beberapa kompenen tersebut memiliki criteria tersendiri berdasarkan levelnya.

I. Perkaderan Utama
1.    DAD
Bertujuan untuk melakukan proses perkaderan ditingkat dasar yang memfokuskan pada ranah komisariat, dan sasarannya adalah kader-kader baru. Dengan harapan dapat mewujudkan kader yang siap berperan dan menjadi pimpinan di level komisariat. Sedangkan, syarat – syarat yang harus dilakukan tidak banyak, kader hanya dituntut untuk berkomitmen, aktif dan mengikuti proses perkaderan.

2.    DAM
Bertujuan mewujudkan kader yang siap di tingkat Cabang dan memiliki kemampuan tingkat Daerah. DAM, diharapkan melahirkan kader-kader intelektual yang mampu melakukan kritik-kritik baik social, ekonomi, politik, budaya dan lain-lain. Dengan perkaderan ini, proses kader sebagai pelopor perubahan lebih dioptimalkan, karena tuntutan diranah kedaerahan.

3.    DAP
Bertujuan mewujudkan kader yang siap di tingkat Pusat dan memiliki kemampuan tingkat nasional. DAP, diharapkan mampu mewujudkan kader yang siap melakukan diaspora gerakan diberbagai ranah. Kader pada tahap ini sudah memiliki dasar keilmuan yang mantap, sehingga dengan DAP kader lebih luas pemahaman dan mampu melakukan perubahan dan perbaikan dalam sekup nasional.

II. Perkaderan Fungsional

1.    LID
Perkaderan fungsional yang memfokuskan pada wilayah latihan Instruktur. Latihan ini dilakukan dengan maksud untuk mewujudkan kader yang siap melakukan perkaderan pada level komisariat. Dengan LID, kader mampu melakukan proses kaderisasi di level komisariat.

2.    LIM
Latihan Instruktur Madya, memfokuskan perannya dilevel daerah. Dengan proses ini, diharapkan dapat mewujudkan Instruktur yang dapat melakukan proses perkaderan di tingkat daerah.
 
3.    LIN
Perkaderan yang paling akhir dalam perkaderan fungsional adalah Latihan Instruktur Nasional, dengan latihan ini diharapkan mampu mewujudkan kader-kader yang siap melakukan perakderan ditingkat nasional.
Dari beberapa proses kaderisasi tersebut, seorang kader harus membekali diri dengan berbagai kemampuan seperti; ideologisasi, wawasan dan skill. Ketiga hal tersebut menjadi tolak ukur keberhasilan, selain peran-peran lainya.

C. Materi Perkaderan

Dalam melakukan perkaderan, IMM memiliki beberapa dasar pertimbangan dan pijakan yang menjadikan peran-peran materi, dan prinsip-prinsip metode lebih umum sehingga dapat digunakan dalam pengembangan perkaderan.

Materi-materi yang harus ada dalam setiap perkaderan:
1.    Materi yang bersifat ideologis
2.    Materi yang bersifat wawasan/ pengetahuan
3.    Materi yang bersifat skill; keorganisasian dan kepemimpinan
4.    Materi yang bersifat muatan lokal sesuai dengan kebutuhan

Metode perkaderan IMM dibangun atas dasar dan prinsip-prinsip:
1.    Internalisasi ideologi
2.    Orientasi visi dan misi
3.    Pengembangan bakat dan minat kader
4.    Aplikasi nilai-nilai/ etik
5.    Proses akhlaq karimah

Last Updated ( Thursday, 13 March 2008 )

 

http://diy.imm.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=19&Itemid=49

Ditulis dalam Perkaderan | 3 Komentar »