IMM Fakultas Agama Islam UAD

Melawan Kapitalisme Sebagian dari Iman

Visi, Misi dan Tujuan UAD

Ditulis oleh immfaiuad di/pada Februari 28, 2009

 

Visi:
Visi UAD adalah menjadikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah berkelas Internasional berbasis pada nilai ke Islaman

Misi:

Misi Universitas Ahmad Dahlan adalah :
  1. Menjalankan program – program akademik yang bermutu dan relevan dengan pembangunan berkelanjutan dalam suasana kampus Islami.
  2. Menyelenggarakan penelitian yang berorientasi pada integrasi seluruh bidang keilmuan untuk pencapaian masyarakat Islam.
  3. Memberikan layanan kepakaran yang berorientasi pada keberdayaan dan kalaborasi potensi pemerintah, industri, masyarakat baik lokal maupun global.

Tujuan:

 
     Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adalah Universitas yang tujuan pendidikannya merupakan penjabaran dari Tujuan Pendidikan Nasional dan Tujuan Pendidikan Tinggi serta didasarkanpada Al-Qur’an dan As-Sunnah.
 
a. Tujuan Pendidikan Nasional
 
     Tujuan Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indoensia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
 
b. Tujuan Pendidikan Tinggi
  • Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademikdan / atau profesional yang dapat menerapkan dan / atau menciptakan ilmu pengetahuan , teknologi dan / atau kesenian.
  • Mengembangkan dan menyerbarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau kesenian secara mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

c. Tujuan Pendidikan UAD

  • Mendidik perserta didik untuk menjadi sarjana muslim yang beriman dan bertaqwa, berakhlaq mulia, yang mempunyai kemampuan akademik, profesional dan beramal menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar–benarnya;
  • Membuat peserta didik menjadi kader pemimpin yang berkepribadian Muhammadiyah;
  • Mengembangkan dan menyebar luaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian dalam rangka memajukan Islam dan meningkatkan kesejahteraan umat manusia.

Tujuan Universitas secara khusus ditetapkan dengan pengembangan kelompok ilmu sejenis tersebut dalam pengembangannya berdasarkan aqidah Islam dan berdasarkan Pancasila.

 

Pola ilmiah Pokok Universitas adalah integritas Iptek-Seni, antisipasi layanan yang akademik, kepemimpinan Islam dan pengembangan ilmu menjadi Islam (Integrity of Science-Tehnology-Arts, dynamic service anticipation, leadership, and scientific development based on Islam).

 

Moto Universitas ini adalah Integritas Moral dan Intelektual (Moral and Intellectual Integrity).

Ditulis dalam Pendidikan | 1 Komentar »

Pengantar Sistem Perkaderan

Ditulis oleh immfaiuad di/pada Februari 26, 2009

                         Pengantar Sistem Perkaderan di IMM
 
Perlunya pemantapan dan strategi jitu  untuk memperbaiki dinamika kaderisasi serta meningkatkan peran semua kader Ikatan tanpa kecuali
menjadi penting demi tercapainya tujuan bersama.

A. IMM dan Perkaderan 
Perkaderan sebagai manifestasi untuk menjalankan roda kepemimpinan sangatlah penting manfaatnya bagi keberlangsungan tujuan bersama. Bagi suatu organisasi, regrenasi kepemimpinan yang sehat karena ditopang oleh keberadaan kader-kader yang qualified. Selain akan menjadikan organisasi bergerak dinamis, juga formasi kepemimpinannya akan segar dan energik. Keberadaan kader dengan kualifikasi dan kompetensinya seolah memanifestasikan sosok ciptaan Allah yang terbaik (khairul bariyyah) atau bagian dari umat yang terbaik (khairu ummah).  Tetapi konsep umat yang terbaik bagi Islam merupakan tantangan dalam aktivisme sejarah, dan hal tersebut merupakan proses setiap individu ataupun kader Ikatan.
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dalam perjalanannya memang membutuhkan energi yang cukup besar untuk membuat Ikatan menjadi lebih dewasa dan sigap menanggapi segala problem yang ada terutama kaderisasi. Tolak ukur keberhasilan kemudian menjadi point penting yang diharapkan mampu mengatasi segala permasalahan kader yang menjadi inti penggerak Ikatan. Jika Ikatan tidak merancang dan menyiapkan para kadernya secara sistematis dan organisatoris, maka dapat dipastikan bahwa Ikatan sebagai organisasi akan menjadi stagnan dan tidak berkembang, sehingga tidak memiliki prospek yang jelas. Karena itu, Ikatan harus mempunyai konsep yang jelas, terencana dan sistematis dalam menyiapkan dan mengembangkan suatu sistem yang menjamin keberlangsungan transformasi dan regenerasi kader.

B. Draft Perkaderan 
Perkaderan dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) memiliki peran yang penting dalam memaksimalkan peran-perannya baik sebagai ORTOM Muhammadiyah maupun sebagai gerakan mahasiswa. Dalam melakukan proses perkaderannya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah memiliki beberapa komponen yang mendasarinya, seperti Darul Arqam Dasar (DAD), Darul Arqam Madya (DAM), dan Darul Arqam Paripurna (DAP). Dan beberapa perkaderan fungsional, seperti Latihan Instruktur Dasar (LID), Latihan Instruktur Madya (LIM), dan Latihan Instruktur Nasional (LIN). Dari beberapa kompenen tersebut memiliki criteria tersendiri berdasarkan levelnya.

I. Perkaderan Utama
1.    DAD
Bertujuan untuk melakukan proses perkaderan ditingkat dasar yang memfokuskan pada ranah komisariat, dan sasarannya adalah kader-kader baru. Dengan harapan dapat mewujudkan kader yang siap berperan dan menjadi pimpinan di level komisariat. Sedangkan, syarat – syarat yang harus dilakukan tidak banyak, kader hanya dituntut untuk berkomitmen, aktif dan mengikuti proses perkaderan.

2.    DAM
Bertujuan mewujudkan kader yang siap di tingkat Cabang dan memiliki kemampuan tingkat Daerah. DAM, diharapkan melahirkan kader-kader intelektual yang mampu melakukan kritik-kritik baik social, ekonomi, politik, budaya dan lain-lain. Dengan perkaderan ini, proses kader sebagai pelopor perubahan lebih dioptimalkan, karena tuntutan diranah kedaerahan.

3.    DAP
Bertujuan mewujudkan kader yang siap di tingkat Pusat dan memiliki kemampuan tingkat nasional. DAP, diharapkan mampu mewujudkan kader yang siap melakukan diaspora gerakan diberbagai ranah. Kader pada tahap ini sudah memiliki dasar keilmuan yang mantap, sehingga dengan DAP kader lebih luas pemahaman dan mampu melakukan perubahan dan perbaikan dalam sekup nasional.

II. Perkaderan Fungsional

1.    LID
Perkaderan fungsional yang memfokuskan pada wilayah latihan Instruktur. Latihan ini dilakukan dengan maksud untuk mewujudkan kader yang siap melakukan perkaderan pada level komisariat. Dengan LID, kader mampu melakukan proses kaderisasi di level komisariat.

2.    LIM
Latihan Instruktur Madya, memfokuskan perannya dilevel daerah. Dengan proses ini, diharapkan dapat mewujudkan Instruktur yang dapat melakukan proses perkaderan di tingkat daerah.
 
3.    LIN
Perkaderan yang paling akhir dalam perkaderan fungsional adalah Latihan Instruktur Nasional, dengan latihan ini diharapkan mampu mewujudkan kader-kader yang siap melakukan perakderan ditingkat nasional.
Dari beberapa proses kaderisasi tersebut, seorang kader harus membekali diri dengan berbagai kemampuan seperti; ideologisasi, wawasan dan skill. Ketiga hal tersebut menjadi tolak ukur keberhasilan, selain peran-peran lainya.

C. Materi Perkaderan

Dalam melakukan perkaderan, IMM memiliki beberapa dasar pertimbangan dan pijakan yang menjadikan peran-peran materi, dan prinsip-prinsip metode lebih umum sehingga dapat digunakan dalam pengembangan perkaderan.

Materi-materi yang harus ada dalam setiap perkaderan:
1.    Materi yang bersifat ideologis
2.    Materi yang bersifat wawasan/ pengetahuan
3.    Materi yang bersifat skill; keorganisasian dan kepemimpinan
4.    Materi yang bersifat muatan lokal sesuai dengan kebutuhan

Metode perkaderan IMM dibangun atas dasar dan prinsip-prinsip:
1.    Internalisasi ideologi
2.    Orientasi visi dan misi
3.    Pengembangan bakat dan minat kader
4.    Aplikasi nilai-nilai/ etik
5.    Proses akhlaq karimah

Last Updated ( Thursday, 13 March 2008 )

 

http://diy.imm.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=19&Itemid=49

Ditulis dalam Perkaderan | Leave a Comment »

Berita duka

Ditulis oleh immfaiuad di/pada Februari 26, 2009

Inna Lillahi Wa Inna Ilaahi Raaji’uun. Telah berpulang ke hadapan Allah swt Ayah dari Immawan Surya Darma Sufi pada hari Jum’at, tanggal 20 Februari 2009 di Aceh. Immawan Surya adalah Kabid. Organisasi di Komisariat Ekonomi UAD Yogyakarta, beliau termasuk sahabat saya yang komit terhadap perjuangan Ikatan.

“Kami selaku Keluarga Besar Pimpinan Komisariat IMM FAI UAD Yogyakarta turut berduka cita, moga – moga amal beliau diterima disisi – Nya. Amin.” 

Bagi yang ditinggal hendaklah sabar dan jadikanlah cobaan ini sebagai pencerminan diri supaya lebih baik dikemudian hari, karna Allah tidak menguji hamba-Nya yang melebihi kemampuan dari hamba- Nya. Serta mohon maaf kami sebesar-besarnya yang tidak dapat melayat secara langsung.

 

Billahii Fii Sabiili Al-Haq, Fastabiqu Al-Khairat

Wassalamu’alaikum,

Erizal (Kabid Kader IMM FAI UAD Yk)

Ditulis dalam Berita | Leave a Comment »

DAD Zona I UAD YK

Ditulis oleh immfaiuad di/pada Februari 24, 2009

Alhamdulilllah pada hari, Selasa 24 Februari 2009, telah terlaksana Darul Arqam Dasar (DAD) IMM Zona I UAD. DAD di mulai pada tanggal 20 februari,  jumlah peserta yang mengikuti DAD adalah 27 Peserta yang terdidri dari 19 Immawati dan 8 Immawan, bertempat di Galur, Kulonprogo. Acara ini di buka dan di tutup oleh Pimpinan Cabang setempat. adapun ketua panitianya adalah Ahmad Affandi.

DAD ini dilaksanakan oleh 3 komisariat yakni FAI(4 peserta), Ekonomi(12 peserta), dan Psikologi(8 peserta) UAD, dan ada peserta yang di delegasikan dari Komisariat PB2(3 peserta).

Erizal (Kabid. Kader)

Ditulis dalam organisasi | Leave a Comment »

BPH DPP IMM Periode 2008-2010

Ditulis oleh immfaiuad di/pada Februari 18, 2009

 
KETUA UMUM   Rusli Halim Fadli
 Kabid Organisasi  Rachma Nizami 
  Kabid Kader  Pedri Kasman 
 Kabid Keilmuan  Sunanto 
 Kabid Hikmah  Nandar Jamal 
 Kabid Sosial Ekonomi  Dede Kurniawan 
 Kabid Immawati  Khotimun Susanti 
 Kabid Dakwah  Al Muslimun 
 Sekretaris Jenderal
 Ton Abdillah Has 
 Sekbid Organisasi  Jana Jaenudin 
 Sekbid Kader  Sabilal Rasyad 
 Sekbid Keilmuan  Adi Sucipto 
Sekbid Hikmah  Ihsan Jauhari
Sekbid Sosial Ekonomi   Mochammad Sabi’in
Sekbid Immawati   Ari Kesumaningrum
Sekbid Dakwah   Arsyad Sowaqil
Bendahara Umum
 Azis Abdul Azis Anshari
Wakil Bendahara   Asri Kusumaningrum
Wakil Bendahara   Tatang Ruchiyat
Wakil Bendahara   Novidiansyah Wamurga

 

Sumber : http://www.imm.or.id/content/view/55/165/

Ditulis dalam organisasi | Leave a Comment »